Bertahun-tahun Sikat Gigi Tanpa Pasta Gigi, Ini Alasannya!
Bayangkan bagaimana rasanya dari terbiasa memakai odol atau pasta gigi
saat menggosok gigi kemudian saat sikat gigi tanpa menggunakan apa-apa.
Jadi saya hanya menyikat gigi 2 kali sehari tanpa pasta gigi apapun.
Itulah
ceritanya. Dan pasta gigi itu adalah Pasta Gigi Herbal HPAI. Bila anda
ngilu gigi, kalau boleh, pake saja Pasta Gigi Herbal KPAI. Mengenai bisa
membersihkan, memutihkan, menguatkan gigi, tidak menyebabkan kering di
bibir, buat saya semua ini hanya bonus, maklum suka ngilu gigi karena
gigi saya ada yang bolong.
Karena saya mulai sering kembali minum kopi maka gigi saya tampaknya
mulai terlihat kusam tak putih sebagaimana diharapkan. Yang saya lakukan
setelah sikat gigi adalah menggosok gigi dengan handuk mandi. Lumayan
ada pahit-pahitnya...mungkin daki badan karena handuk bekas mandi. heee
Mengapa saya tak menggunakan pasta gigi. Anda tahu pastinya merk-merk
pasta gigi yang saya kenal sejak saya kecil. Saya pikir anda juga
mengetahui merk-merk pasta gigi tersebut karena tak terlalu banyak
jenisnya.
-----------------------------------------------------------------------------
Pesan Produk Herbal atau Daftar Member (Diskon & Mulai Bisnis)
WA ke : 08 777 920 555 4 - Agen HPAI : Sunaryo Saripudin (No. ID : 01261866)
Pilih Produk Herbal
-----------------------------------------------------------------------------
Pesan Produk Herbal atau Daftar Member (Diskon & Mulai Bisnis)
WA ke : 08 777 920 555 4 - Agen HPAI : Sunaryo Saripudin (No. ID : 01261866)
Pilih Produk Herbal
-----------------------------------------------------------------------------
Salah satu alasan saya saat itu adalah karena pasta gigi tersebut
mengandung fluoride. Silahkan baca apa sih Apa sih fluoride? Karena saya
sangat sering bersentuhan dengan internet sejak tahun 2007 dan lumayan
sering baca, suatu waktu, entah tahun berapa, mungkin tahun 2010, saya
tertari melihat artikel tentang Efek Fluoride Terhadap Kesehatan. Maka
saya sejak itu memutuskan total untuk tidak lagi memakai odol atau pasta
gigi yang biasa saya pakai sejak kecil. Yang berbusa dan yang
berfluoride sudah saya stop total. Bahkan tak satu odol atau pasta gigi
manapun yang saya pakai.
Sejak saya banyak membaca tentang fluoride maka saya hentikan menggunakan odol itu, saya lupa tahun, mungkin tahun 2010.
Beberapa bulan kemudian, mungkin sekitar akhir tahun 2010, saya bersama
kawan-kawan, pergi ke Bandung ke Sabuga, ITB, berkunjung ke sebuah acara
yang kebetulan di sana ada bazaarnya juga. Disana ada yang jual Pasta
Gigi Bebas Fluoride dan tidak berbusa. Merknya saya lupa yang jelas
warna cangkangnya hijau dan putih. Ada gambar batang pohon siwak dan
sirih. Saya beli 3 buah waktu itu karena lebih murah dan emang sekalgus
untuk cadangan karena belinya jauh. Maklum saya kurang mengenal
produk-produk semacam itu. Katanya produk herbal. Tapi saya kurang
terlalu memperhatikan untuk tahu lebih banyak apa itu produk herbal.
Lumayan, odol itu, bisa saya pake bersama keluarga cukup lama. Tapi
akhirnya habis juga. Keluarga saya kembali kepada odol pasta gigi yang
semula di pake yaitu pasta gigi merk lama, yang ada di warung, di toko,
dan di mana saja dia ada. Tapi saya kembali tidak memakai pasta gigi
manapun.
Saya pakai hanya sekali-sekali, itu pun kalau sangat jarang dan bisa
dihitung dengan jari tangan. Bisa dikatakan hampir tak pernah pakai
lagi. Tahukah anda, saya pikir alasan saya sudah benar.
Memang adakalanya mulut terasa sulit untuk menghilangkan baunya, warna
gigi tak putih, mungkin tepatnya kusam. Maka saya gunakan garam dan
jeruk nipis di pakai kumur-kumur. Untuk memutihkan gigi, sekali-sekali
setelah sikat gigi (tanpa pasta gigi) saya menggosoknya dengan handuk
mandi, lumayan agak berbeda sedikit lebih putih. Entah resep dari mana
entahlah, saya melihat dari youtube.
Itulah yang menyebabkan saya sempat tidak sikat gigi selama bertahun-tahun.
Kisah itu berubah, Februari 2018, karena istri saya tahu kalau saya
tidak pernah pakai odol atau pasta gigi, suatu hari di awal-awal bulan
Februari 2018 saya disodorkan, oleh istri saya pasta gigi atau odol,
yang kata dia, tidak mengandung fluoride dan tidak berbusa. Merknya,
bahan-bahannya, dll saya baca dnegan seksama, termasuk siapa yang
memproduksinya.
Sejak 2017, saya termasuk yang sangat pilih-pilih untuk urusan konsumsi.
Kadang jadi mandor juga buat istri dan anak ketika akan membeli produk
tertentu. Harus produk orang Indonesia, harus halal. Kecuali
terpaksa.....heee (Ini serius om tante).
Saat membaca manfaat pasta gigi yang disodorkan istri, dan mengatakan
pasta gigi ini bisa untuk obat saat nyeri gigi atau ngilu gigi, maka
saya semakin penasaran. Kebetulan saat itu gigi sedang agak ngilu, agak
nyeri. Katanya, caranya, pasta gigi di jejalkan dimasukkan ke gigi yang
bolongnya.
Tebak! Apa yang saya lakukan. Langsung saya pergi ke kamar mandi membuka
tutupnya dan mengeluarkan pasta gigi itu sekitar 1 cm ke ujung jari.
Saya masukkan ke lubang gigi yang saat itu sedang terasa agak sedikit
nyeri, sekedar untuk mencoba, apakah tebrukti.
Pasta gigi ini ternyata sangat lembut dan enak dimulut, bagi saya tak panas di mulut saat di kumur-kumur. Tidak juga berbusa.
Oh ya....setelah saya pikir pasta gigi masuk ke gigi yang berlubang dan
sedang terasa sedikit ngilu, saya coba untuk merasakan beberapa menit
perbedaannya, apakah pengaruh atau tidak. Sekitar 90 detik saya terus
merasakan apakah ada perbedaannya. Hasilnya, saya sangat senang, betul
saja ngilu mulai berkurang.
Setelah itu, setelah kumur-kumur sekitar 60 detik dan membilasnya, saya
lanjutnya untuk menggosok gigi denga pasta gigi ini. Hanya saja sengaja
tak memakai air, rasanya lembut sekali. Sengaja tak langsung saya buang,
saya tahan tak saya apa-apakan di mulut, sambil di kulum, menurut saya
supaya reaksinya semakin mantap heheheeee (ngarang aja). Setelah sekitar
60 detik dikulum barulah dikumur-kumurkan juga sekitar 60 detik.
Barulah setelah dibuang, mulut dibilas pake air berkali-kali.
Sempat melihat gigi di kaca, kelihatannya sih agak putih, apa karena
perasaan saja ya, yang jelas sepertinya sih memang agak beda. Saya gosok
juga dengan handuk, biar lebih putih lagi, ceritanya. Saya lihat lagi
ke kaca, lumayanlah, setidaknya lebih kinclong. Acara di kamar mandi
selesai deh.
Itulah
ceritanya. Dan pasta gigi itu adalah Pasta Gigi Herbal HPAI. Bila anda
ngilu gigi, kalau boleh, pake saja Pasta Gigi Herbal KPAI. Mengenai bisa
membersihkan, memutihkan, menguatkan gigi, tidak menyebabkan kering di
bibir, buat saya semua ini hanya bonus, maklum suka ngilu gigi karena
gigi saya ada yang bolong.
Saran saya, setidaknya cobalah walau sekali untuk meredakan ngilu gigi
anda, toh harganya juga terjangkau. Apalagi produk ini halal, buat
seorang muslim ini tentu sesuatu yang prinsip. Saya pikir begitu anda
mencobanya, pasti anda akan memantapkan pilihan dan merekomendasikan
seperti saya.
Perkenalkan Nama Saya
Sunaryo Saripudin
Info-herbalhalal.blogspot.com
Pemesanan Produk Herbal,atau Daftar Member
WA saya sekarang juga 24 jam : ke WA : 08 777 920 555 4
-----------------------------------------------------------------------------
Pesan Produk Herbal atau Daftar Member (Diskon & Mulai Bisnis)
WA ke : 08 777 920 555 4 - Agen HPAI : Sunaryo Saripudin (No. ID : 01261866)
Pilih Produk Herbal
-----------------------------------------------------------------------------
Perkenalkan Nama Saya
Sunaryo Saripudin
Info-herbalhalal.blogspot.com
Pemesanan Produk Herbal,atau Daftar Member
WA saya sekarang juga 24 jam : ke WA : 08 777 920 555 4
-----------------------------------------------------------------------------
Pesan Produk Herbal atau Daftar Member (Diskon & Mulai Bisnis)
WA ke : 08 777 920 555 4 - Agen HPAI : Sunaryo Saripudin (No. ID : 01261866)
Pilih Produk Herbal
-----------------------------------------------------------------------------
Komentar
Posting Komentar